amaliAnjani's Blog

Demokrasi Islam

Posted on: January 13, 2011

Benarkah islam mengenal budaya demokrasi? Bukankah selama ini terdengar isu bahwa islam menentang adanya budaya demokrasi?

Sebenarnya dalam islam dikenal dengan istilah syura atau musyawarah. Yang merupakan kata turunan dari kata kerja syawara. Kata syawara sendiri memiliki makna dan makna yang paling dominan adalah meminta pendapat dan mencari kebenaran. Secara terminologis, syura bermakna “memunculkan pendapat dari orang-orang yang berkompeten untuk sampai pada kesimpulan yang paling tepat”

Meminta pendapat dan mencari kebenaran adalah salah satu prinsip dalam demokrasi yang dianut sebagian besar bangsa di dunia. Di islam sendiri hal ini disyariatkan.

“Dan orang-orang yang menerima seruan Tuhannya dan mendirikan shalat, sedang urusan mereka diputuskan dengan musyawarah antara mereka …..” (QS. Asy-Syura : 36)

Ayat tersebut memandang sikap komitmen kepada hukum-hukum syura dan menghias diri dengan adab syura sebagai salah satu factor pembentuk kepribadian islam, hal ini dapat dilihat pada ayat di atas, syura disebutkan berdampingan dengan ibadah shalat yang berarti tidaklah sempurna syura jika tidak dibarengi dengan ibadah-ibadah yang lain.

 

SISI POSTIF DAN NEGATIF DEMOKRASI MENURUT ISLAM

Konsep demokrasi tidaklah sepenuhnya bertentangan dan tidak sepenuhnya sejalan dengan islam. Demokrasi yang dirumuskan barat memiliki sisi positif yang sejalan dengan islam  dan sisi negatif yang bertentangan dengan islam.

Sisi baik demokrasi adalah adanya kedaulatan rakyat selama tidak bertentangan dengan islam. Misalnya menurut Yusuf al Qardhawi, dalam demokrasi terdapat proses pemilihan yang melibatkan orang banyak untuk mengangkat kandidat yang berhak memimpin mereka. Demikian juga dalam islam, islam menolak seseorang menjadi imam shalat yang tidak disukai oleh makmum dibelakangnya. Contoh yang lain adalah penetapan hukum berdasarkan suara mayoritas juga tidak bertentangan dengan hukum islam.

Sedangkan sisi yang bertentangan dengan islam menurut Salim Ali al Bahnasawi adalah pengguanaan hak legislative secara bebas yang dapat mengarah kepada sikap menghalalkan yang haram dan mengharamkan yang halal. Karena dalam konsep demokrasi barat, kekuasaan legislative secara mutlak berada di tangan rakyat. Sementara dalam system syura islam kekuasaan tersebut merupakan weewenang Allah swt. sehingga dalam islam Allah swt berposisi sebagai al-Syari’ (legislator) sementara manusia berposisi sebagai faqih (yang memahami dan menjabarkan) hukum-Nya.

DEMOKRASI ISLAM

Menurut Aswab Mahasin tidak ada halangan bagi agama untuk berdampingan dengan demokrasi. Dalam perspektif islam elemen-eleman demokrasi meliputi :

  • Syura, yaitu secara umum disebut sebagai musyawarah. Hal ini disebut dalam QS. As Syura :38 dan Ali Imran: 159.  Pada masa khulafaur rasyidin terdapat lembaga syura yang menyerupai tim formatur yang bertugas memilih kepala Negara atau khalifah.
  • Al-‘adalah, yaitu keadilan, artinya dalam menegakkan hukum termasuk rekrutmen dalm berbagai jabatan pemerintahan harus dilakukan secara adil dan bijaksana. Ditegaskan dalam QS. An Nahl: 90, Al Syura: 15, dsb.
  • Al-musawah, yaitu kesejajaran, artinya tidak ada pihak yang merasa lebih tinggi dan memaksakan kehendaknya.
  • Al amanah, adalah sikap pemenuhan kepercayaan yang diberikan seseorang kepada orang lain. Karena jabatan adalah amanah, maka jabatan tersebut tidak dapat diminta dan orang yang mendapat jabatan harusnya prihatin atas jabatan tersebut. Ditegaskan  dalam QS. An Nisa’: 58.
  • Al masuliyyah, yaitu tanggung jawab. Sebagaimana yang kita telah pahami kekuasaan dan jabatan adalah sesuatu yang harus diwaspadai maka tanggung jawab bagi seorang pemimpin harus dipenuhi. Dan amanah ini akan dipertanggungjawabkan kepada rakyat dan juga di hadapan Allah.
  • Al hurriyah, yaitu kebebasan, artinya setiap warga Negara diberi hak untuk mengaspirasikan pendapatnya, sepanjang dilakukan dengan cara yang bijak dan memperhatikan al akhlaq al karimah.

Konsep demokrasi tidaklah sepenuhnya bertentangan dan tidak sepenuhnya sejalan dengan islam. Prinsip dan konsep demokrasi yang sejalan dengan islam adalah keikut sertaan rakyat dalam mengontrol, mengangkat, dan menurunkan pemerintah, serta dalam menentukan sejumlah kebijakan melalui wakilnya. Juga harus terdapat keterbukaan dari masing-masing elemen dalam pemerintahan tersebut. Dan keterbukaan tersebut dapat diwujudkan dalam sebuah musyawarah yang efisien dan efektif.

Adapun yang tidak sejalan adalah ketika suara rakyat diberikan kebebasan secara mutlak sehingga dapat mengarah kepada sikap, tindakan, dan kebijakan yang keluar dari rambu-rambu ajaran islam

Karena itu perlu dirumuskan sebuah system demokrasi yang sesuai dengan syariah islam, diantaranya:

  • Demokrasi tersebut harus berada di bawah payung agama.
  • Rakyat diberi kebebasan untuk menyuarakan aspirasi
  • Pengambilan keputusan senantiasa dilakukan dengan musyawarah
  • Suara mayoritas tidaklah bersifat mutlak meskipun tetap menjadi pertimbangan. Utama dalam musyawarah. Contoh ketika Abu Bakar mengambil suara minoritas yang menghendaki untuk memerangi kaum yang tidak membayar zakat.
  • Musyawarah atau voting hanya dilakukan pada persoalan ijtihad, bukan pada persoalan yang telah ditetapkan secara jelas dalam Al Quran dan Hadist.
  • Produk hukum dan kebijakan yang diambil tidak boleh keluar dari nilai-nilai agama.
  • Hukum dan kebijakan tersebut harus dipatuhi oleh semua warga.

 

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Calendar

January 2011
S M T W T F S
« Dec   Oct »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Sposored By:

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: