amaliAnjani's Blog

Tentang Bekerja Sama – Gung Ho

Posted on: January 4, 2011

Gung Ho adalah film komedi yang disutradarai oleh Ron Howard. Film ini diproduksi oleh Paramount Pictures dan diliris pada tahun 1986. Gung Ho adalah sebuah ungkapan Cina yang berarti bekerja bersama. Namun film ini tidak menceritakan bangsa cina sama sekali. Film ini menagmbil setting tahun 80 an yang menceritakan mengenai perusahaan mobil Jepang yang mengambil alih sebuah perusahaan mobil di Amerika Serikat.
Berikut ini adalah sinopsis dari fil GungHo
Tahun 80 an, sebuah pabrik yang memproduksi mobil yang merupakan penyerap tenaga kerja paling banyak di kota Hadleyville, Pennsylvania telah ditutup selama 9 bulan. Kota Hadleville mengalami krisis ekonomi besar-besaran karena tidak adanya lapangan pekerjaan. Oleh karena itu, walikota kota Hadleville, Conrad Zwart, menunjuk Hunt Stevenson sebagai perwakilan dari pekerja untuk mencari investor dari Jepang. Sesuai permintaan dari walikota, berangkatlah Hunt ke jepang untuk membujuk Assan Motor yakni sebuah perusahaan mobil ternama Jepang untuk membuka kembali pabrik mobil yang ada di kota Hadleville. Pertama kali tiba di Jepang Hunt cukup kesulitan untuk menemukan perusahaan Assan Motors, hingga setelah tersesat berkali-kali, sampailah Hunt di perusahaan Assan Motor. Dengan percaya diri Hunt mempresentasikan mengenai perusahaan mobil yang telah ditutup tersebut. namun orang-orang jepang tersebut sama sekali tidak menunjukkan ketertarikan pada apa yang disampaikan oleh Hunt. Bahkan mereka tidak tertawa saat Hunt menceritakan lelucon untuk mencairkan suasana. Akhirnya Hunt mengambil jalan singkat, alih-alih meneruskan slide presentasinya, Hunt langsung menceritakan keadaan pabrik serta para pekerja pabrik serta krisis ekonomi yang sedang mendera kota Hadleville. Hunt meminta agar Assan Motor mau membuka kembali pabrik tersebut.
Hunt merasa bahwa usahanya untuk membujuk Assan Motor tidak berjalan dengan baik. Namun rupanya Assan Motor memberi ksempatan kepada kota Hadleville. Beberapa hari setelah kunjungan Hunt ke Jepang, Assan Motor menghubungi walikota dan menyatakan bahwa mereka akan membuka kembali pabrik mobil Hadleville. Namun mereka memberikan syarat-syarat yang harus dipatuhi oleh para pekerja, misalnya gaji pekerja yang rendah yakni hanya 8.5 dollar perjam. Oleh karena itu, pihak Assan Motor menunjuk Hunt untuk menjadi perantara antara Assan Motor yang terdiri dari orang-orang Jepang dan para pekerja Amerika. Dan karena bujukan Hunt, pekerja akhirnya mau bekerja hanya dengangaji yang rendah.
Ketegangan hubungan antara pekerja Amerika dengan eksekutif Jepang kian hari kian meningkat. Menurut para pekerja Eksekutif Jepang menuntut stadart efisiensi dan kualitas yang tidak mungkin. Pada awalnya keluhan-keluhan dan keributan masih mampu diatasi oleh Hunt, namun lama-kelamaan dia mulai tidak dapat mengendalikan keadaan. Dan para pekerja mulai kehilangan kepercayaan padanya.
Mengetahui bahwa terjadi banyak masalah di pabrik, maka pimpinan eksekutif Jepang yakni Oishi Kazuhiro menyampaikan keluhan pada Hunt yang saat itu mengahadapnya untuk membicarakan masalah pekerja. Oishi Kazuhiro adalah seorang eksekutif Jepang yang pernah bertemu dengan Hunt saat di Jepang. Namun saat pertemuan itu Kazuhiro sedang menjalani pelatihan dari manajemen. Menurut Hunt dia melakukan hal yang konyol, namun Kazuhiro mengatakan bahwa hal itu bukan hal yang konyol. Dia memakai ribbon of shame yang menandakan dirinya melakukan kesalahan dan dalam proses untuk memperbaikinya. Baru diketahui bahwa saat itu kazuhiro dihukum karena dia bersikap terlalu lunak pada para pegawainya. Pada akhirrnya, pimpinan Assan Motor memberikan satu kesempatan terakhir kepada Kazuhiro untuk memperbaiki karir nya, yakni dengan membuat pabrik di Amerika sukses.
Kazuhiro menceritakan bahwa pekerja Amerika saangatlah tidak disiplin dan ceroboh serta memiliki sikap yang burukdan yang terburuk mereka selslu menempatkan kepentingan individu di atas kepentingan perusahaan. Berbeda dengan pekerja Jepang yang sangat loyal pada perusahaan. Mereka sangat malu jika tidak mencapai target produksi. Dan mereka berkenan untuk bekerja lembur hanya untuk memperbaiki mobil yang cacat. Hunt hanya menanggapi hal itu tidak dapat diterapkan di Amerika. Hunt mengajukan usul untuk melakuakn pertandingan baseball persahabatan antara pekerja dengan para eksekutif. Hal tersebut dalam rangka untuk mencairkan ketegangan yang ada di antara pekerja dengan para eksekutif perusahaan.
Namun rupanya hal tersebut tidak menghasilkan hasil yang baik. Ketegangan malah memuncak. Pada puncaknya, Hunt yang merupakan perwakilan dari pekerja membuat perjanjian dengan para eksekutif untuk memproduksi mobil sebanyak hasil produksi para pekerja Jepang selama satu bulan. Hunt menyetujui untuk memproduksi mobil sebanyak 15.000 buah dalam satu bulan dengan syarat gaji para pegawai dinaikkan menjadi 11.5 dollar. Para eksekutif Jepang menyetujuinya namun dengan syarat jika jumlah produksi tidak memenuhi walaupun hanya satu mobil maka pekerja tidak akan mendapat apa-apa. Dan Hunt yang saat itu telah terlanjur berkata bahwa pekerja Amerika jauh lebih hebat dari pekerja Jepang hanya dapat menyetujui perjanjian tersebut tanpa berunding dengan serikat pekerja.
Saat menyampaikan perjanjian tersebut kepada para pekerja, mereka terkejut dan merasa memproduksi 15.000 mobil dalam satu bulan adalah hal yang tidak mungkin dilakukan. Hunt berusaha membakar semangat mereka agar pekerja mau untuk memproduksi 15.000 mobil. Namun seorang pekerja mempertanyakan bagaimana jika mereka gagal memenuhi target. Hunt tidak dapat menjawabnya, karena dia takut jika dia menjelaskan yang sebenarnya maka pekerja tidak akan mau bekerja untuk memproduksi mobil dengan jumlah yang tidak mungkin itu. Lalu seorang pekerja lainnya berkata bagaimana jika pada akhirnya pekerja hanya mampu memproduksi 13.000 mobil. Dan pekerja lainnya menimpali, Hunt akan berusaha untuk memperjuangkan hak-hak mereka. Hunt tidak mampu berkata-kata lagi melihat semangat yang timbul dari pekerja yang berkata mereka akan membuat 13.000 mobil dalam sebulan. Tertekan oleh keadaan, pada akhirnya Hunt tidak mengatakan pada para pekerja hal yang sebenarnya dan menyetujui jika pekerja mampu memproduksi mobil sebanyak 13.000 mereka akan mendapat kenaikan gaji separuh dari gaji mereka.
Pada awalnya semua berjalan sesuai dengan yang Hunt inginkan. Para pekerja bangun lebih pagi, makan siang dengan tetap bekerja, pulang labih malam, bahkan mereka bekerja pada hari libur. Hal ini menimbulkan banyak keluhan dari para pekerja. Sehingga Hunt meminta kazuhiro untuk memenuhi keinginan pekerja walau tidak mencapai target. Hunt menceritakan bahwa dia telah berbohong pada para pekerja bahwa jika pekerja mampu memproduksi mobil sebanyak 13.000 unit mereka tetap mendapat kenaikan gai, walaupun hanya separuh. Celakanya, Kazuhiro saat itu juga mengalami masalah. Pimpinan teratas dari Assan Motor telah mendengar perjanjian tersebut dan dia tidak dapat mengubah perjanjian tersebut.
Pada akhirnya, pekerja mengetahui mengenai perjanjian sebenarnya. Mereka mempertanyakan hal tersebut kepada Hunt. Hunt yang berusaha untuk menyelamatkan dirinya dari amukan pekerja, berbohong lagi kepada mereka. Dia mengatakan bahwa hal tersebut tidaklah benar. Para eksekutif pabriklah yang mengingkari perjanjian. Para pekerja merasa bahagia Hunt tidak mengkhianati mereka. Lalu para pekerja mengambil tindakan bahwa mereka akan mengadakan rapat serikat pekerja untuk menuntut hak-hak mereka. Hunt merasa panik karena apa yang telah dia katakan adalah suatu kebohongan. Hunt berusaha mencegah pekerja mengadakan rapat serikat pekerja, namun dia gagal karena pekerja merasa mereka telah dibohongi oleh para eksekutif jepang yang mana telah melukai harga diri mereka.
Rapat serikat pekerja adalah hal yang tidak disukai oleh pimpinan Assan Motor. Jika terjadi rapat serikat pekerja maka para pimpinan yang memimpin mereka tidak dapat menjalankan peran mereka dengan baik. Rapat serikat pekerja antara pekerja amerika dan para eksekutif Jepang telah terdengan oleh pimpinan tertinggi. Dia langsung pergi ke kediaman Kazuhiro untuk mempertanyakan kepemimpinannya selama ini di Amerika. Lalu dia memutuskan untuk menutup pabrik Amerika ini.
Di lain pihak, walikota Haddleville telah mendengar kabar bahwa pabrik akan ditutup. Walikota mengumumkan hal tersebut di depan seluruh warganya dan meminta pertanggung jawaban dari Hunt yang saat itu juga hadir. Pada awalnya pekerja membela Hunt dan menampik tuduhan walikota. Namun akhirnya Hunt sadar, dia tidak dapat menyembunyikan kebenaran lebih lama lagi dan terus membohongi teman-temannya. Pada akhirnya, dia menceritakan hal yang sesungguhnya. Para pekerja sangat marah dan kecewa atas tindakan Hunt. Mereka telah dikhianati oleh orang yang paling mereka percayai.
Kesokan paginya, Hunt bertemu dengan Kazuhiro yang berteriak sepanjang jalan dan berusaha menenggelamkan dirinya ke sungai. Hunt menariknya keluar dari sungai dan Kazuhiro pun menceritakan bahwa karirnya telah hancur. Hunt-pun menceritakan bahwa dia juga telah kehilangan kepercayaan teman-temannya. Keduanya berpikir andai mereka diberi kesempatan sekali lagi untuk melakukannya lagi. Dan akhirnya, hal tersebut menyadarkan mereka. Batas waktu perjanjian belum berakhir. Mereka berdua akhirnya memutuskan untuk meneruskan produksi mobil yang masih kurang 1000 mobil dari target.
Mereka berdua kembali ke pabrik untuk meneruskan sisa produksi. Pekerja berkumpul di depan pabrik yang akan ditutup tersebut. Hunt mengatakan bahwa mereka berdua, Hunt dan Kazuhiro, akan meneruskan sisa produksi. Pekerja yang telah kehilangan kepercayaan, mengatakan bahwa mereka tidak akan tertipu oleh Hunt lagi. Setelah melihat bahwa Hunt bersungguh-sungguh, sebagian pekerja tergugah hatinya untuk membantu. Mereka berkata bagaimana jika kali ini Hunt berusaha menolong kota ini? pada akhirnya para pekerja membantu mereka berdua untuk meneruskan sisa produksi untuk mencapai target. Melihat para pekerja yang kembali serta pimpinan eksekutif mereka yang bekerja, para pegawai Jepang akhirnya juga ikut membantu untuk meneruskan sisa hasil produksi.
Besok paginya, sesuai dengan perjanjian pimpinan tertinggi Assan Motor datang untuk menghitung hasil produksi. Namun target masih belum terpenuhi. Masih kurang 6 mobil lagi. Sehingga Hunt berpikir untuk membuat sisa mobil tanpa onderdil yang lengkap. Dia bermaksud untuk menipu Pimpinan tertinggi. Namun diluar perkiraan Hunt, Pimpinan Assan Motor bukanlah seseorang yang mudah untuk dibodohi. Dia tidak hanya melihat bentuk fisik mobil, namun juga mengecek detailnya. Hal ini menyebabkan pimpinan tersebut mengetahui bahwa hasil produksi tidak mencapai target. Hunt berusaha meyakinkan pimpinan tersebut pada menit-menit terakhir. Dia mengatakan bahwa mobil-mobil yang ada di pabrik tersebut sangatlah berharga. Karena dibuat bersama oleh pekerja Amerika dan pegawai Jepang. Hunt berkata pada pimpinan Assan Motor, dia akan membeli sebuah mobil. Hunt mengatakan bahwa mobil itu sangatlah berharga. Mobil tersebut adalh mobil pertama yang dia buat dan mobil tersebut adalah merupakan suatu simbol jalinan kerjasama antara para pekerja Hadleyville dengan para karyawan dari Jepang. Menyadari adanya kekompakan antara pekerja Amerika dan pegawainya, pimpinan Assan Motor menyatakan bahwa tidak ada cacat pada mobil-mobil tersebut. Artinya Mr. Sakamoto merasa puas dan menghargai kerja keras para karyawan serta menyetujui kenaikan gaji untuk para buruh. Dan juga menyatakan bahwa mereka adalah tim yang baik, “GOOD TEAM”.
Pada bagian epilog, para pekerja dan para eksekutif telah mampu berkompromi. Yang ditunjukkan dengan senam pagi bersama.

Lihat analisis film.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: