amaliAnjani's Blog

Analisis Gung Ho

Posted on: January 8, 2011

Sebuah cerita pasti memiliki hikmah di dalamnya. Begitu pula pada film Gung Ho yang telah diulas sebelumnya. Lihat resume film Gung ho.

Berikut merupakan beberapa analisis dari film gung ho (2008).

 

SWOT AMERICAN

Strenght.

  • Solidaritas dan kepedulian antar teman sangatlah tinggi. Mereka amatlah kompak. Jika satu disakiti maka yang lainnya akan merasa tersakiti juga. Hal ini terlihat  saat ada satu pekerja yang terluka, maka semua pekerja akan berusaha memberi pertolongan padanya.
  • Sayang pada keluarga. Hal ini terlihat begitu mencolok pada alur cerita. Misalnya saat anak salah satu pekerja harus operasi amandel, pekerja tersebut berusaha untuk mendapinginya. Contoh lainnya adalah pekerja yang lebih memilih makan siang bersama keluarganya di rumah alih-alih makan siang bersama pekerja lain di pabrik.
  • Sifat kepemimpinan ditumbuhkan secara alami. Hal ini menyebabkan orang amerika mampu mempengaruhi dan mendapatkan kepercayaan orang lain dengan mudah. Hunt adalah sosok pemimpin Amerika yang mampu mendapatkan kepercayaan dan mampu mempengaruhi orang lain. Sehingga memudahkan proses negoisasi. Sehingga para eksekutif Jepang memilihnya untuk menjadi perantara antara pekerja Amerika dengan para eksekutif Jepang.
  • Harga diri tinggi dan keteguhan untuk mempertahankannya. Hal ini terlihat saat mereka mendapat tantangan untuk memproduksi mobil sebanyak 15.000 mobil. Walau mereka dibohongi oleh Hunt, yang mengatakan memproduksi 13.000 sudah cukup. Mereka berusaha keras mencapai target tersebut, karena mereka tidak mau dipermalukan oleh orang-orang Jepang.

Weakness.

  • Tidak disiplin. Hal ini dinyatakan oleh Kazuhiro. Para pekerja Amerika selalu terlambat dan pulang lebih awal.
  • Meremehkan orang lain. Mereka merasa sebagai bangsa yang superior. Mereka menertawakan adat dan kebiasaan bangsa jepang yang makan menggunkan sumpit, maupun kegiatan mandi berendam bersama-sama. Selain itu, mereka merasa kinerja mereka jauh lebih baik daripada kinerja pekerja jepang. Padahal hal tersebut salah besar.
  • Tidak suka jika orang lain mengkritiknya, karena dia merasa lebih superior dari bangsa yang lain. Terlihat pada adegan seorang pekerja yang tidak mau menuruti keinginan pegawai jepang untuk men-las bagian-bagian yang benar. Mereka malah balik mengatakan, mengapa mereka,pegawai jepang, tidak membiarkan kami, pekerja amerika, untuk mengerjakan apa yang biasa kami lakukan. Hal ini menyebabkan terdapat banyak cacat pada hasil produksi.
  • Ceroboh. Pekerja Amerika suka bekerja seenaknya. Hal ini terbukti dengan banyaknya hasil produksi yang cacat. Bahkan pada satu adegan, saat pegawai jepang membuat prototipe mobil dan ban mobil tersebut lepas, mereka mengatakan “mobil amerika”, yang menunjukkan rendahnya kualitas produk amerika.

Opportunity.

  • Kepercayaan pimpinan Assan Motor pada Hunt yang mewakili pekerja kota Hadley Ville. Yang berbuah manis, yakni membuka kembali pabrik mobil kota tersebut.
  • Perjanjian antara Hunt dengan eksekutif Jepang, yang menyatakan pekerja akan mendapat kenaikan gaji jika mampu memproduksi mobil sebanyak 15.000 unit.

Threads.

  • Hunt yang tidak mengatakan hal yang sebenarnya mengenai isi dan konsekuensi  perjanjian yang telah dibuatnya.
  • Adat dan kebiasaan bangsa Jepang dan bangsa Amerika yang bertolak belakang. Sehingga menghambat pergaulan antara dua bangsa tersebut. selain itu, hal tersebut juga menghambat komunikasi antara dua bangsa tersebut yang akhirnya menghambat kinerja pabrik.

SWOT JAPANESSE

Strenght.

  • Disiplin. Hal ini terlihat, bahwa pekerja mengunakan waktunya dengan efisien. Mereka datang lebih pagi dan pulang lebih larut. Mereka tidak mentolerir kesalahan.
  • Loyal terhadap perusahaan. Hal ini, dibuktikan saat Kazuhiro mengatakan bahwa pekerja jepang akan merasa malu jika hasil produksi mereka menurun ataupun jika mobil hasil produksi mereka ada yang cacat. Selain itu, pada saat adegan pertandingan baseball persahabatan, para pekerja jepang memakai kaos perusahaan dan merasa bangga olehnya.
  • Pekerja keras. Mereka bekerja keras untuk menghasilkan produk yang memuaskan. Mereka bahkan berkenan untuk bekerja lembur untuk mencapai target produksi dengan kualitas tinggi.
  • Bertanggung jawab dan jujur. Mereka tidak mentolerir adanya cacat sekecilpun pada hasil produksi mereka. Mereka tidak ingin membohongi konsumen mereka. Selain itu mereka bertanggung jawab atas cacat yang mereka buat. Mereka akan bekerja lembur untuk memperbaikinya.
  • Teliti. Dapat terlihat pada adegan pegawai Jepang yang menegur pekerja Amerika untuk meng-las pada titik-titik tertentu saja. Selian itu, terlihat juga pada saan Pimpinan tertinggi Assan Motor mengecek target produksi sesuai perjanjian. Dia tidak hanya melihat bentuk fisiknya, namun semua detil dari tiap mobil.

Weakness.

  • Perusahaan adalah nomor satu, sehingga mengakibatkan kedudukan keluarga bukanlah hal terpenting. Terlihat saat Kazuhiro tidak mau merakit sepeda yang akan menjadi hadiah ulang tahun anaknya. Selain itu, saat ada pekerja yang ijin pulang untuk menemani anaknya yang operasi amandel, manajemen Jepang tidak mengijinkannya.
  • Solidaritas dan kepedulian antar teman cukup rendah. Hal ini terlihat pada adegan adanya pekerja yang terluka namun pekerja lain diperintahkan untuk terus meneruskan pekerjaan mereka.
  • Mendewakan pimpinan tertinggi. Dalam hal ini adalah CEO dari Assan Motor. Pegawai jepang tidak mampu untuk menolak perintah mereka karena mereka takut dengan CEO tersebut.
  • Seorang nogosiator yang tidak cukup baik. Terlihat saat pertama kali Kazuhiro harus berpidato di depan warga Hadle villey.

Opportunity.

  • Pimpinan tertinggi memberikan satu kali kesempatan lagi pada Kazuhiro untuk menebus kesalahan sebelumnya.
  • Perjanjian dengan Hunt, jika pekerja mampu memenuhi target maka pimpinan akan menganggap sukses pabrik di Amerika.  Dan jika pekerja gagal mencapai target, perusahaan tidak akan merugi. Hal ini akan berjalan baik jika Hunt tidak berbohong pada para pekerja.

Threads

  • Tidak adanya keberanian untuk mengatakan keinginan sesungguhnya pada atasan. Sehingga menimbulkan salah pengertian. Bahkan menimbulkan tekanan kerja yang seharusnya tidak diperlukan.
  • Cara komunikasi yang buruk sehingga timbul salah pengertian. Selain itu mereka hidup dalam lingkungan yang asing, bertolak belakang dengan adat mereka.

SWOT CROSS CULTURE

Strenght.

  • Adanya saling pengertian antara dua bangsa, yang berakibat meningkatnya kekompakan. Dan akan melengkapi kekurangan masing-masing. Hal ini terlihat saat mereka bersama bekerja menyelesaikan sisa produksi.
  • Adanya kompromi. Selain menimbulkan kekompakan, hal ini meningkatkan sikap koorperatif dari para pekerja. Yakni terlihat mereka pekerja amerika yang mau melakukan senam pagi bersama.

Weakness.

  • Meleburnya budaya asli. Jika tidak cukup kuat untuk mempertahankannya, sisi negatif dari budaya lawan akan mulai manyatu dengan budaya kita. terlihat pada keluarga Kazuhiro. Istrinya mulai menyukai masakan beku hasil produksi Amerika, padahal makanan tersebut kuarng baik bagi kesehatan. Selain itu, putra Kazuhiro yang menirukan tokoh film Amerika sehingga bertindak tidak sopan pada pimpinan tertinggi Assan Motor yang berkunjung ke kediaman Kazuhiro.

Opportunity.

  • Bekerja bersama untuk menyelesaikan sisa hasil produksi. Hal ini meningkatkan kekompakan mereka. Sehingga timbul saling pengertian di antara mereka.

Threads

  • Masalah komunikasi dan perbedaan budaya yang mencolok.

KRISIS TIM DAN CARA MENGATASINYA

Perbedaan adat yang sangat mencolok. Perbedaan ini menimbulkan salah pengertian dan ketegangan hubungan antara kedua belah pihak. Sehingga sering timbul keluhan dan konflik di antara keduanya.

Cara mengatasinya antara lain seperti cara yang dilakukan oleh Hunt Stevenson dalam film. Yakni dengan mengajak ke dua belah melakukan suatu kegiatan yang menyenangkan bersama. Dan mulai menghilangkan rasa superioritas atas suatu bangsa. Misalnya mencoba merasakan kegiatan yang sering dilakukan oleh pihak lawan.

LEBIH BAIK MANA MANAJEMEN JEPANG ATAU AMERIKA?

Tergantung dari sisi mana kita melihatnya. Jika melihat dari sisi sikap dan loyalitas serta kerja keras, maka yang lebih baik adalah manajemen Jepang. Karena sikap mereka penuh disiplin, jujur dan bertanggung jawab hal ini bertolak belakang dari manajemen pekerja Amerika. Terutama sikap loyalitas pekerja Jepang yang jauh lebih baik dari pekerja Amerika.

Namun jika dilihat dari sisi kepedulian dan rasa solidaritas serta rasa percaya diri, maka manajemen Amerika jauh lebih baik. Orang-orang Amerika memiliki rasa peduli dan solidaritas antar teman jauh lebih baik daripada orang-orang jepang yang terkesan seperti robot tak berperasaan. Selain itu, orang-orang Amerika jauh lebih berani dan percaya diri dalam sebuah proses negoisasi. Sehingga mampu untuk menggerakkan hati lawannya. Dan mampu mempengaruhi dan mendapat kepercayaan dari lawan.
HIKMAH DARI FILM

  • Pemimpin yang baik memerlukan Kecerdasan, Keterampilan Komunikasi, Kepedulian, dan Kejujuran.
  • Untuk mempengaruhi orang lain, kita harus mendekatinya dengan cara yang halus dan bukan menggunakan cara tembak langsung. Misalnya cara Hunt yang menceritakan sebuah pertandingan basket untuk membakar semangat para pekerja dan mendapatkan kepercayaan mereka.
  • Jika ingin mencapai target maka harus bekerja lebih keras dan niat yang kuat  dalam mengerjakannya.
  • Jika ingin berubah menjadi lebih baik maka kita harus menerima saran dan kritik dari orang lain. Janganlah berpikir bahwa kita lebih baik dari orang lain, banyak orang lain di luar sana yang lebih baik dan lebih hebat dari kita.
  • Kejujuran lebih baik daripada sebuah kebohongan. Walaupun kenyataan tersebut pahit dan tidak menyenangkan.
  • Kepercayaan adalah sebuah hal yang sulit untuk diraih kembali jika kita pernah menyalah gunakan kepercayaan yang diberikan pada kita.
  • Kerja sama tim yang solid sangatlah penting dan besar pengaruhnya terhadap keberhasilan suatu proyek, baikproyak yang besar maupun proyak yang kecil.

Memahami orang lain juga diperlukan untuk membangun sebuah tim yang solid. Perbedaan akan mewarnai kekompakan sebuah tim yang akan semakin memperkuat sebuah tim, jika dalam tim tersebut terdapat saling pengertian atas perbedaan tersebut

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: