amaliAnjani's Blog

Tisu dan Isu Global Warming

Posted on: January 13, 2011

Siapa yang tidak mengenal tisu? Kertas tipis yang ada di tas dari setiap perempuan bahkan di toilet anda. Di Indonesia semua restoran sampai warung harus menyiapkan tissue, jika tidak kita akan beranggapan servisnya payah. Kalaupun ada pilihan antara pengering elektrik atau tissue, kita akan lebih memilih tissue. Selama ini kita berpikir  tisu lebih efisien. Sekali pakai langsung buang. Sehingga dapat dijumpai di semua tempat sampah pasti penuh dengan tisu sekali pakai langsung buang. Akan tetapi taukah anda tisu terbuat dari apa?

Tisu terbuat dari serat kayu yang berdaun jarum atau pinus atau yang memiliki serat kayu pamjang. Proses pembuatan kertas, termasuk pembuatan tisu, membutuhkan tekhnik chipping (memotong-motong menjadi irisan tipis), grounding (meratakan permukaan), pressing (memadatkan), drying (mengeringkan) and chlorine bleaching wood (pemutihan kayu dengan klorin). Proses pemutihan menggunakan klorin dan merkuri, yang berbahaya bagi manusia serta lingkungan disekitar Anda.

Dan taukah anda, 27.000 pohon di planet ini dibuat menjadi kertas-kertas termasuk kertas tisu setiap hari. Padahal setelah digunakan, kertas tisu tidak dapat didaur ulang lagi. Pohon-pohon yang terus ditebang dalam jumlah besar setiap harinya ini, tidak mungkin dapat diimbangi dengan pertumbuhan pohon yang membutuhkan bertahun-tahun untuk  tumbuh menjadi pohon-pohon siap tebang. Sehingga untuk memenuhi kebutuhan akan konsumsi kertas, banyak hutan-hutan yang menjadi paru-paru dunia berubah menjadi hutan-hutan pertanian. Hutan-hutan ini hanya memiliki satu jenis pohon. Hal ini akan berefek negatif untuk kelangsungan berbagai hewan yang hidup di hutan yang membutuhkan keanekaragaman spesies tanaman.  Hal ini jelas akan mengganggu ekosistem.

Selain berefek negatif bagi ekosistem, dengan menggunakan kertas tissue berarti kita juga bertanggung jawab pada kerusakan lingkungan, karena bahan baku kertas tissue berasal dari pohon. Sedang sebatang pohon butuh bertahun-tahun untuk  siap ditebang dan diolah lagi. Dengan demikian pula berarti kita juga bertanggung jawab pada terjadinya krisis oksigen dan air, karena fungsi alami pohon adalah sebagai penghasil oksigen sekaligus juga sebagai penyerap air. Maka secara otomatis kita juga bertanggung jawab atas global warming yang terjadi saat ini.

Selain itu, dari segi ekonomis pemakaian tisu juga sangat boros. Pemakaian tisu sekarang ini sudah tidak terkontrol, karena rata-rata 1 orang menggunakan lebih dari 1 lembar tissue untuk sekedar mengeringkan tangan mereka. Padahal kita dapat memakai sapu tangan daripada kertas tisu. Selain itu untuk restoran atau hotel sebaiknya mulai menggunakan pengering elektrik dibanding dengan menyediakan kertas tisu. Karena penggunaan pengering elektrik lebih  ekonomis dibandingkan dengan  tissue.  Apalagi pengering elektrik itu sebenarnya sangat sederhana karena hanya terdiri dari koil, fan dan switch elektrik, tidak memerlukan banyak perawatan, dan bisa tahan sampai 7 tahun. Jadi setelah pemasangan, pengering elektrik sudah tidak memerlukan pengeluaran lainnya selain listrik yang digunakan.

Berdasarkan fakta-fakta tersebut maka  cara untuk kita berkontribusi pada Mother Earth’ s  yaitu:

  • Gunakan tisu toilet dan kertas tisu secukupnya sesuai dengan kebutuhan,
  • Gunakan saputangan sebagai pengganti tisu,
  • Lebih baik gunakan pengering elektrik untuk mengeringkan tangan (dan jangan gunakan tisu setelahnya!). Biasanya pengering elektrik mampu digunakan lebih dari 7 tahun.

Jadi berfikirlah tentang keuntungan ekonomisnya bagi kita maupun bagi anak cucu kita kelak, bandingkan dengan penggunaan tisu yang tentunya berdampak negatif bagi kita semua. Mungkin tidak sekarang kita rasakan dampaknya, tapi 5 tahun yang akan datang Anda akan merasakan dampak buruk penggunaan tisu tersebut.

1 Response to "Tisu dan Isu Global Warming"

mengganti tissue dgn memasukkan sapu tangan kedlm tas / saku, mrpkn satu sikap kecil menyanyangi bumi. mulai dari diri sendiri dlu ahh……

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: